Sejarah dan Makna Motif Tumpal pada Batik

gracefuldreams.com – Motif Tumpal merupakan salah satu motif batik tradisional Indonesia yang mempunyai arti serta filosofi yang dalam. Dalam sejarahnya, motif ini sudah digunakan semenjak era kerajaan selaku simbol kekuasaan serta kehormatan.

Tumpal memiliki arti filosofis cocok konsep kesatuan kosmos, manusia, semesta, serta alam lain dari watak keduniaan mengarah ketuhanan. Tumpal biasanya terdiri dari pola- pola segitiga yang tersusun secara berulang- ulang.

Sejarah Motif Tumpal pada Batik

Kata tumpal berasal dari bahasa Jawa yang maksudnya” pucuk” ataupun” ujung”. Sejarah mengatakan kalau motif hias tumpal telah terdapat semenjak era kerajaan di Indonesia. Pada masa itu, motif ini digunakan oleh raja ataupun bangsawan selaku simbol kekuasaan serta kehormatan.

Tidak hanya itu, di luar keraton, dekat abad ke- 16 kapal dagang Belanda mengangkat kain khas India dari Tepi laut Koromandel. Kain tersebut setelah itu diakulturasikan( dipadukan) dengan budaya tekstil Hindia serta motif batik tumpal.

Kain tersebut tumbuh pesat di daerah pesisir. Warga Jawa menyebut perpaduan kain tersebut dengan kain Serasa, Kumitir, Sembagi, ataupun selaku motif hias segitiga di sisi depan serta balik kain.

Pada era dulu, pemakaian tumpal dibedakan dari tipe kelamin yang memanfaatkannya. Contoh pada pemakaian kain panjang, tumpal diletakkan di bagian balik oleh pemakai pria, serta tumpal diletakkan di bagian depan oleh pemakai wanita.

Arti Motif Tumpal pada Batik

Dukutip dalam novel Lenggok Betawi dibalik Narasi Visual Batik Betawi, Ariesa Pandanwangi( 2021: 25), motif tumpal merupakan wujud segitiga sama kaki serta telah terdapat semenjak era prasejarah. Motif ini dipercaya selaku penolak bala ataupun bisa menjauhkan dari bencana yang hendak mengenai.

Secara filosofis, tumpal dimaknai lewat wujud segitiga yang pada bagian ujungnya meruncing( mirip dengan gigi buaya), mempunyai arti ataupun makna selaku keselarasan antara manusia, semesta, serta alam lain ataupun tuhan.

Tumpal apabila dilihat dari sisi numerologis, pada satu sisinya menggambarkan kekuatan, sisi selanjutnya menggambarkan pembukaan, serta sisi yang lain menggambarkan lahirnya kebijaksanaan.

Tumpal sering berhubungan dengan metode hidup manusia yang bisa selaras dengan alam. Motif ini mengarahkan hidup kehidupan yang bermartabat, balance antara dunia serta tuhan serta sering pula diasosiasikan dengan gunung yang dikira suci.

Demikian sejarah serta arti motif Tumpal pada batik. Dengan mengenali uraian di atas, mudah- mudahan bisa menaikkan pengetahuan pembaca hendak hasil budaya Indonesia.

Baca Juga

Slot Gacor

Slot Pulsa

Toto Slot

Mix Parlay

Mix Parlay

Mix Parlay

Slot Mahjong

Mix Parlay

NANA4D

NANA4D

NANA4D

NANA4D

NANA4D